Ibu Setiap deras degupan jantungku Engkau mampu merasanya Ketika aku: Sedih Gembira Gelisah Naluri ibumu Bagaikan sebati dalam diriku
Ketika aku sedih Kaulah ubat kepada duka laraku Menceriakan dan menghakis Perasaan yang melunturkan Semangatku
Ketika aku gembira Engkau juga turut berkongsi Kegembiraan yang menyinari saat Aku hidup di muka bumi ini Sebagai manusia
Pabila gelisah menyelubungi jiwaku Engkau masih bersamaku Menolong menyelesaikan Masalah yang tak sudah-sudah mengusutkan Perjalanan hidupku
Ibu Selagi hayat dikandung badan Aku akan sentiasa mendampingimu Membelai dan menjagamu hingga ke hari tua
Ibu Aku tahu kasih sayang yang kucurahkan kepadamu Tak setanding kasih sayang ibu kepada anaknya Namun, terimalah keikhklasanku Untuk menyayangi Insan yang mulia ini
Ibu... adalah wanita yang telah melahirkanku merawatku membesarkanku mendidikku hingga diriku telah dewasa
Ibu... adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar dan haus tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu... adalah wanita yang penuh perhatian bila aku sakit bila aku terjatuh bila aku menangis bila aku kesepian
Ibu... telah kupandang wajahmu diwaktu tidur terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu aku yang selalu menyita perhatianmu aku yang telah menghabiskan air susumu aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu... engkau menangis karena aku engkau sedih karena aku engkau menderita karena aku engkau kurus karena aku engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu... jasamu tiada terbalas jasamu tiada terbeli jasamu tiada akhir jasamu tiada tara jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu... hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu karena jasamu tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa cintaku padamu